Partner Of Love [part 6]

Title: Partner Of Love [part 6]
Author: AmandaM
Cast: Choi Sooyoung,Cho Kyuhyun
Support cast: YoonAh,Nichkhun,Victoria
Genre: Romance,friendship
Rating: PG 13
Leght: Series

Note: ada adegan kejutan di part ini…udah bisa tebak,kah?

part 5

“Maaf juga soal Sungmin oppa,sebenarnya aku menyuruhnya mengantarku dan pura-pura mesra padaku hanya untuk membuatmu cemburu. Aku…menyukaimu.” sooyoung sudah tidak bisa membendung perasaan itu. Dia menatap Kyuhyun. Sangat lama menatap Kyuhyun. Mata mereka seperti tidak bisa dialihkan. Mereka merasa jarak mereka semakin dekat atau Kyuhyunlah yang semakin mendekati Sooyoung. Terus semakin dekat. Bahkan mereka bisa merasakan hembusan nafas orang di depannya.

______________________________________________________

Mereka bisa merasakan nafas mereka berdua memburu dan detak jantung mereka sudah tidak karuan. Tiba-tiba bianglala kembali berjalan tepat saat mereka menutup mata dan hampir membuat kontak fisik tepatnya di bagian bibir. seperti ada yang menepuk mereka agar kembali tersadar apa yang mereka hampir saja lakukan.

Saat mereka membuka mata mereka terasa seperti kedua orang asing yang hambir berciuman dan tentu saja langsung saling menjauh.

“Maaf. Apa yang tadi terlalu dekat?” tanya Kyuhyun unutuk berusaha menghilangkan canggung dan kaku yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya bahkan saat dia pertama kali dia menyatakan pernyataan cintanya pada Jiyeon.

Sooyoung sudah tidak dapat berkutik lagi. Dia merasa seluruh aliran darah di tubuhnya sudah berhenti.

‘Kenapa bisa sedekat itu? Ini pertama kalinya aku merasa seluruh sel,jaringan dan organ di dalam tubuhku sudah tidak bekerja lagi kecuali hati dan otakku.’ begitulah yang dikatakan batin Sooyoung.

‘Itu sangat nyaris. Bahkan aku tidak pernah sedekat itu pada Jiyeon,jika bersentuhan,ini akan jadi yang pertama. Aku sangat refleks tadi. Semua terjadi begitu saja.’ dan begitupun kata hati Kyuhyun.

“Maaf soal yang barusan,aku bahkan tidak tahu kenapa hal itu terjadi.”

“Tak apa,semua orang bisa refleks begitu,Kyu. Aku juga kaget tapi sekarang sudah tidak apa-apa.” sejujurnya Sooyoung masih sedikit tegang dan malu jika berbicara dengan Kyuhyun tapi dia berusaha keras menutupi itu dari Kyuhyun. Tapi tentu saja Kyuhyun mengetahuinya.

Selama bianglala itu berputar mereka sudah tidak pernag bercakap lagi,begitupun saat turun.

“Aku belum bosan.” Ucap Kyuhyun.

“Lalu,apa yang bisa menghilangkan kebosanan itu?” Tanya Sooyoung.

“Aku tidak tahu. Mungkin hanya duduk di pinggir pantai sambil melihat matahari terbenam sudah cukup.” Jawab Kyuhyun.

“Habis itu kita pulang?”

“Ya. Kita pulang.” Mereka pun berjalan ke arah pantai dan duduk di sebuah kursi panjang. Kyuhyun hanya tersenyum sambil melihat matahari di detik-detik terbenamnya sedangkan Sooyoung memasang wajah yang tidak berekspresi.

“Dulu aku sering duduk disini bersama Jiyeon. Sangat menyenangkan.” Cerita singkat Kyuhyun itu semakin membuat Sooyoung tidak berekspresi sama sekali.

Kyuhyun POV

Ayolah,aku menceritakan itu hanya untuk melihatmu tersenyum sedikit. Ada apa denganmu? Apa karena yang di dalam bianglala tadi? Bukankah sudah ku bilang aku tidak sengaja? Huh…sudahlah.

“Lihat! Mataharinya sudah terbenam.” Aku harap dia tersenyum sedikit,jujur aku menyukai senyuman lembut itu,aku pikir sedikit lebih manis dari punya Jiyeon.

“Indah.” Dia hanya mengukir sedikit disana kemudian menghilang kembali,lebih seperti senyuman yang dipaksakan. Apa dia bosan denganku? Tapi ku pikir Sooyoung bukan orang seperti itu.

“Melihat matahari itu aku teringat Jiyeon. Dia…” belum selesai aku berbicara,dia sudah berdiri dan tanpa menatapku,dia berkata,”Aku ingin pulang,tak apa jika kau masih mau disini,aku akan naik taksi.” Aku sangat kaget dengannya. Tanpa berdiri,aku langsung menahan tangannya. Aku masih ingin bersikap lembut padanya,tidak tahu kenapa,tapi ku rasa sifat ini tidak akan bertahan lama hingga besok.

“Baiklah,baiklah,aku pikir kita masih bisa lebih lama lagi,biar ku antar kau. Ayo.” Aku menarik tangannya tepatnya menggenggam tangannya ke arah mobilku. Tidak terpikir untuk melepas tangannya hingga ke dalam mobil.

Aku pikir belum waktunya mengajaknya bicara karena dari tadi yang ku lihat dia hanya menunduk dan sebaiknya aku fokus ke jalanan.

“Kyuhyun-ah,kau melewatkan rumahku.” Aku sampai kaget dengan perkataannya dan benar saja,aku sudah terlewat kira-kira 20 meter dari rumahnya,bagaimana bisa aku menyetir sambil melamun.

“Terimakasih dan lain kali jangan melamun,kau bisa membahayakan kita tadi. Sampai jumpa.”

Sooyoung POV

Sebenarnya aku tidak mau cepat-cepat pulang,aku masih ingin bersamanya. Ini sangat jarang terjadi,lagi pula aku tidak tahu apa besok dia akan berubah menjadi orang yang dingin lagi atau tidak.

Tapi hatiku sakit saat dia selalu membicarakan Jiyeon,bukannya aku membencinya,aku sangat menyayangi saudaraku itu lebih sari apapun,tapi tidak bisakah dia lebih meluangkan perhatiannya sedikit padaku? Aku selalu menahan rasa sakit di hatiku saat dia mengungkit-ungkit betapa dia mencintai Jiyeon.

TOK TOK TOK

Aku rasa ada yang mengetuk pintu dan meskipuna ku sedang sedikit sedih,aku harus tetap membukanya.

“Hy,dear,can i come in?” Aku sedang malas berbahasa Inggris sekarang walaupun hanyq satu kata jadi aku hanya mengangguk.

“How about your date with Kyuhyun?”

“Cukup menyenangkan.” Tapi menyakitkan. Bisaku lihat wajah kebingungan dari Tiffany eonnie. Ayolah,apa dia belum belajar apa-apa selama disini? Masa 2 kata mudah itu dia tidak mengerti.

Ok,ok. Not bad.” Yah,itu mempunyai arti yang berbeda dengan jawaban yang pertama.

I can see a little trouble in your eyes,i’m sure you and Kyuhyun have a little trouble,just tell to me.” Tidak ada salahnya kan aku membagi kesedihan dengan Tiffany eonnie,dia sangat baik dan bukankah lebih abik kalau kesedihan itu dibagi bersama.

(Yang tulisannya miring tandanya mereka bicara pake bahasa Inggris,tapi aku nulis pake bahasa Indonesia,maklum bukan ahlinya x_x)

“Awalnya hanya lancar-lancar saja,tapi hatiku mulai kacau saat dia selalu mengungkit-ungkit Jiyeon,bukannya aku benci pada Jiyeon,tapi aku hanya ingin hatinya sedikit saja tertuju padaku. Aku terus menahan perasaanku,tapi tidak bisa jadi aku memilih untuk pulang lebih cepat.” Setidaknya perasaanku sedikit lebih baik karena tidak menyimpan perasaan ini sendiri.

“Aku tahu,itu wajar. Aku juga tahu kau snagat menyayangi Jiyeon tapi kau bisa bilang baik-baik pada Kyuhyun,aku yakin dia akan mengerti. Berjanjilah padaku kau akan meminta maaf padanya besok.”

Ku pikir dia benar,aku harus minta maaf pada Kyuhyun,mungkin aku menyakiti hatinya karena seolah-olah ingin meninggalkannya sendiri tadi.

“Terimakasih,kau membuatku lebih tenang,tidak salah aku menyetujui kau mendampingi Siwon oppa. Semua ini membuatku mengantuk.”

Yah,aku akan memikirkan semua ini dan akan mempertimbangkan hatiku ini.

“Selamat tidur.” Lucu sekali jika Tiffany eonnie yang mengekuarkan 2 kata itu.Saat Tiffany eonnie keluar,aku menjatuhkan tubuhku di kasur.

Apa aku minta maaf lewat sms saja,yah? Tapi aku makin gengsi nanti kalau bertemu dengan dia besok. Huh…kenapa selalu jam kelasku dimulai dengan kelasnya selalu sama? Padahal beda jurusan dan semester. Nanti dia juga pasti akan berpikiran buruk padaku kalau lewat sms. Cara yang terbaik memang harus berbicara empat mata dengan Kyuhyun.

Tapi,apa besok sifatnya akan seperti biasa lagi? Mungkin saja dia berubah menjadi dingin dan tidak bersahabat lagi.

Yoona POV

Apa-apaan Sooyoung itu,mentang-mentang sedang jalan-jalan dengan Kyuhyun dia seenaknya menyuruhku membawa tasnya ke rumahnya,untung aku sahabatnya. Kejadian kemarin itu cukup untuk membuat pagi kuliahku menjadi sama buruknya.

“Lagi pula,apa hebatnya kencan pertama dengan si Kyuhyun dingin itu?” Ayolah,Yoong…kau mau mengubah kekesalanmu dalam kata-katapun tak akan ada gunanya.

“Yoona! Ada Sooyoung sudah menunggumu!” Mwo? Sooyoung menjemputku? Tumben sekali dia,apa dia sedang sangat senang yah? Atau malah sedang sedih dan mau curhat denganku? Sepertinya ceritanya menarik.

Aku langsung berlari ke ruang tamu kemudian ke pintu keluar.

“Eomma! Appa! Aku berangkat ke kampus dulu,yah!” Setelah mendengar balasan mereka,aku langsung naik ke mobil milik Sooyoung dan mengurungkan niatku untuk mengomelinya.

“Jadi,kenapa kau menjemputku? Apa kau sangat senang atau malah sedih dan ingin curhat denganku.” Dari ekspresinya,aku tidak bisa membaca dia senang atau sedih.

“Dua-duanya. Kau tahu,kemarin sifat Kyuhyun sangat berubah drastis,dia bahkan yang mengajakku bolos dan sampai menyusakanmu,maaf tentang tas itu,kami ke taman bermain dan disitu,di dalam bianglala,dia hampr mencium bibirku,tapi tidak jadi. Tapi sedihnya,dia selalu mengungkit-ungkit kisah percintaannya dengan Jiyeon seperti tidak menganggapku.” Sepertinya dia memang bertujuan untuk curhat dan menuangkan kekesalannya padaku,bahkan dia tetap fokus di jalanan tapi tetap berbicara terus-menerus.

“Aku ingin minta maaf pada Kyuhyun karena sudah meminta pulang lebih cepat tanpa alasan,bantu aku yah,tapi aku takut kalau tiba-tiba sifatnya berubah menjadi dingin lagi.”

Kalian sekali sahabatku ini,dijodohkan dengan namja dingin dengan sifat yang berubah-ubah,ditambah lagi dia juga mencintainya. Aku bersyukur Donghae oppa tidak seperti itu.

“Tenang saja,Soo,serahkan semua keadaan padaku,aku akan mencari keadaan yang tepat agar kau bisa meminta maaf padanya. Tapi masalahnya,Victoria sunbae selalu mengikuti Kyuhyun dan Nichkhun sunbae selalu melindunginya,jadi kita harus mencari waktu yang tepat.” Otakku memang sangat cerdas.

“Terimakasih,Yoong,kau memang sahabat terbaikku,aku mau memelukmu tapi tidak bisa.”

Author POV

Sooyoung dan Yoona langsung cepat-cepat turun dari mobil dan menaruh tas di kelas lalu duduk di kursi yang dekat dengan gerbang depan yang biasa Kyuhyun lewati.

“Kita harus lihat apa dia masih mempunyai sifat seperti kemarin yang denganmu,atau sudah berubah menjadi Kyuhyun yang dingin.” Ucap Yoona.

“Kau benar,ehh itu dia,pura-pura tidak memedulikannya,biar aku yang mengamatinya.”

Mereka pura-pura bercerita. Saat Kyuhyun lewat di depan mereka dia pertama kali menatap Sooyoung dan Sooyoung juga menayap matnya. Mata mereka bertemu dan Kyuhyun memberikan senyuman tipis pada Sooyoung lalu melewati mereka.

“Bagaimana?” Tanya Yoona.

“Dia sempat menatapku dan tersenyum tipis walaupun hanya 2 detik setelah itu dia jadi seperti biasa dengan wajah tanpa ekspresi.” Tutur Sooyoung.

“Jadi intinya,dia hanya terbuka sedikit padamu,katena mungkin di kampus ini kau satu-satunya yang dekat dengannya.”

“Kau benar,kau genius.” Sooyoung mulai berpikir kembali.

“Soo,bukankah itu mobilnya Sungmin oppa? Sedang apa dia kemari?” Benar,itu adalah mobil Sungmin dan Sooyoung langsung berlari ke sana.

“Oppa? Sedang apa disini?” Tanya Sooyoung. “Aku kebetulan lewat disini dan mau mengembalikan bukumu yang tertinggal di mobilku. Oh ya,apa kau bisa antar aku ke toilet? Aku mau ke Busan jadi tidak mungkin aku tahan.” Ucap Sungmin.

“Terimakasih. Oh iya,kau sudah tidak perlu membuat dia cemburu,kami sudah dekat dan aku juga akan menceritakan tentangmu padanya nanti,kehamilan Sunny eonnie bagaimana? Apa dia baik-baik saja?” Mereka bercakap-cakap saat menuju toilet.

“Baik-baik saja,ternyata istriku itu kuat.” Mereka bercakap dan sesekali bercanda,begitulah jika mereka sudah bertemu dan tidak menyadari ada seseorang yang menatapi mereka dengan tatapan cemburunnya dan siapa lagi kalau bukan…Kyuhyun.

“Oppa,toiletnya disana,aku masuk ke kelas dulu,yah.” Pamit Sooyoung.

“Baiklah,aku juga akan ke pertunanganmu minggu depan. Bye,adik kecilku.” Canda Sungmin dan langsung masuk ke dalam toilet.

Sooyoung juga langsung menuju ke kelasnya begitupun Yoona dan tentu saja,Kyuhyun.

______________________________________________

Waktu pelajaran Sooyoung dan Kyuhyun sudah selesai karena faktanya,mulai danbselesainya kelas Sooyoung dan Kyuhyun selalu sama.

Sooyoung mencari-cari Kyuhyun tapi tidak mendapatinya sementara Yoona tidak menepati janjinya untuk menolong Sooyoung karena tiba-tiba dia mendapat kabar ayahnya masuk rumah sakit karena penyakitnya kambuh dan Sooyoung mau tidak mau harus mengerti itu.

“Yoona sudah pergi,Kyuhyun tidak ada,huh…sebaiknya aku cepat pulang sekarang.” Tapi dia mengurungkan niatnya saat saat melihat Victoria sudah di depan mobilnya dan sedang memegang kunci mobilnya.

“Eonnie! Apa yang kau lakukan dengan mobilku?” Tanya Sooyoung. “Hanya bermain-main sebentar dengan kecerobohanmu karena tidak mengunci pintu mobil dengab benar,dasar bocah.” Jawab Victoria santai.

“Tapi,ku kira kau…””Orang baik,itu yang akan kau katakan,kan? Kau kira aku akan tetap menjadi orang lain setelah melihat orang yang ku cintai mulai dekat denganmu bahkan kemarin kalian kencan ke taman bermain sementara sifatnya padaku sangat dingin,apa aku masih akan menjadi baik dan berpura-pura seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa denganku?!” Bentak Victoria dan mengagetkan Sooyoung.

Sooyoung abru pertama kali meliht Victoria semarah ini.

“Kau tahu? Balasanku ini masih tergolong kecil. Aku tidak akan pernah mengembalikan kunci mobil ini.”

Terjadilah adegan rampas-rampasan yang sampai membuat Kyuhyun datang ke situ.

“Vic,kembalikan kunci mobilnya,bisakah kita bicara baik-baik?” Ucap Kyuhyun tenang. “Baiklah,hanya kita berdua.” Merekapun pergi ke belakang mobil yang tentunya membuat Sooyoung sedikit cemburu.

“Apa maumu?” Tanya Kyuhyun. “Mudah saja,aku hanya ingin kau mencintaiku.” Jawab Victoria.

“Tidak,tidak pernah dan tidak akan. Aku akan berbuat apapun yang penting bukan yang aneh-aneh dan masih bisa terjangkau asal kau mengembalikan kunci mobil itu dannaku tidak mau berbuat kasar pada yeoja lemah sepertimu.”

“Baiklah,karena aku baik,aku hanya akan memberikan kunci ini jika kau mencium bibir Sooyoung selama 2 menit.”

Kyuhyun sedikit kaget sementara Victoria memberikan syarat itu karena dia pikir itu tidak mungkin dan Kyuhyun tidak akan berani,tapi dia salah.

“Sooyoung,maaf,tapi ini demi kunci mobilmu.” Bisik Kyuhyun. Dia lalu menarik tengkuk Sooyoung dan mencium bibirnya. Sooyoung sangat kaget,dia memberontak tapi Kyuhyun menahan bahunya.

Kyuhyun menggerakan bibirnya dan Sooyoung mulai terdiam dan juga memiringkan wajahnya menikmati ciuman itu. Mereka terus berciuman sepertibitu sampai 2 menit.

Semua yang melihat adegan itu termasuk Victoria kaget bahkan matanya berkaca-kaca. Saat melepas tautan bibir merek,Kyuhyun dan Sooyoung terengah-engah karena ini adalah ciuman pertama mereka.

“Apa yang kau lakukan?” Sooyoung langsung perhi dari hadapan Kyuhyun sementara Victoria menjatuhkan kuncinya dan langsung pergi dan sepertinya dia menangis.

Kyuhyun yang juga sedikit shock mengambil kunci mobil itu,mengunci mobil Sooyoung lalu mengejar Sooyoung.

TBC

Iklan

82 thoughts on “Partner Of Love [part 6]

  1. wahh, aneh bknnya vic minta dy aja yg di cium
    yeay, kyuyoung ciuman
    kyuppa klo lgi br2 jgn trlalu srng ngomong ttng jiyeon mulu ke sooeon, sooeonnya jdi skt hati
    next.a cptan yakk

  2. Ping-balik: Partner Of Love [part 7] | For Sooyoungster

  3. Ping-balik: Partner Of Love [part 7] | Badchild Sparkyu

Comment Juseyo Readers ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s